Di era digital saat ini, ancaman siber semakin berkembang dan menjadi tantangan besar bagi perusahaan. Serangan seperti ransomware, malware, hingga pencurian data bisa terjadi kapan saja, bahkan saat tim IT sedang tidak memantau sistem. Karena itu, perusahaan membutuhkan sistem keamanan yang tidak hanya mampu mencegah serangan, tetapi juga dapat mendeteksi dan merespons ancaman secara otomatis. Salah satu solusi yang saat ini banyak digunakan adalah kombinasi antara Sophos Firewall dan teknologi Synchronized Security dari Sophos. Teknologi ini membantu perusahaan meningkatkan keamanan jaringan dengan cara yang lebih cerdas dan otomatis. Lalu, apa sebenarnya Sophos Synchronized Security dan mengapa teknologi ini penting? Berikut penjelasannya dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Memahami Dasar Keamanan Jaringan Modern Untuk melindungi jaringan perusahaan dengan baik, sebenarnya ada tiga hal utama yang harus diperhatikan, yaitu: Hardening Proses memperkuat sistem agar tidak mudah diserang. Protection Perlindungan aktif untuk mencegah ancaman masuk ke jaringan. Detection and Response Kemampuan mendeteksi dan merespons serangan dengan cepat. Banyak firewall tradisional biasanya hanya fokus pada bagian perlindungan atau protection saja, seperti: Memfilter traffic jaringan Memblokir virus dan malware Mencegah intrusi dari luar Walaupun fitur tersebut penting, perlindungan saja tidak cukup. Perusahaan juga perlu memiliki sistem yang dapat mendeteksi ancaman dan mengambil tindakan otomatis ketika terjadi serangan. Di sinilah Sophos menghadirkan teknologi Synchronized Security. Apa Itu Sophos Synchronized Security? Sophos Synchronized Security adalah teknologi keamanan yang memungkinkan berbagai produk Sophos saling terhubung dan bekerja sama secara otomatis untuk melindungi jaringan perusahaan. Teknologi ini membuat: Sophos Firewall Sophos Endpoint Sophos MDR Sophos Email Sophos Workspace Protection Dapat saling berbagi informasi ancaman secara real-time. Jika salah satu perangkat mendeteksi aktivitas mencurigakan, seluruh sistem keamanan Sophos akan langsung bekerja sama untuk menghentikan ancaman tersebut secara otomatis tanpa perlu campur tangan administrator. Cara Kerja Synchronized Security Sophos menggunakan teknologi yang disebut Security Heartbeat. Security Heartbeat adalah mekanisme komunikasi antar perangkat keamanan Sophos yang terus memantau kondisi perangkat dalam jaringan. Misalnya: Komputer pengguna terkena malware Ada aktivitas enkripsi file yang mencurigakan Perangkat mencoba terhubung ke server berbahaya Ada indikasi ransomware Maka perangkat tersebut akan langsung diberi status “Red Heartbeat” atau status berbahaya. Setelah itu, Sophos Firewall secara otomatis akan: Memblokir akses perangkat tersebut ke jaringan Mengisolasi perangkat yang terinfeksi Menghentikan komunikasi dengan perangkat lain Mencegah penyebaran ancaman ke seluruh jaringan Dengan cara ini, ancaman bisa dihentikan sebelum menyebar lebih luas. Contoh Skenario Serangan Bayangkan sebuah perusahaan mengalami serangan ransomware pada malam hari saat kantor sedang tutup. Pada sistem keamanan biasa, serangan mungkin baru diketahui pada hari Senin pagi setelah seluruh file terenkripsi dan data penting tidak bisa diakses. Namun dengan Sophos Synchronized Security, ketika ancaman terdeteksi: Firewall langsung mengisolasi perangkat yang terkena serangan Komunikasi ke jaringan diputus otomatis Akses ke server dan data diblokir Penyebaran ransomware dihentikan Akibatnya, serangan tidak bisa menyebar ke sistem lain dan kerusakan dapat diminimalkan. Teknologi ini bekerja otomatis selama 24 jam tanpa harus menunggu administrator melakukan tindakan manual. Keunggulan Sophos Synchronized Security Berikut beberapa manfaat utama yang ditawarkan teknologi ini. 1. Respons Ancaman Otomatis Salah satu keunggulan terbesar Sophos adalah kemampuan merespons ancaman secara otomatis. Jika ada perangkat yang terinfeksi, sistem akan langsung mengambil tindakan tanpa perlu menunggu administrator. Hal ini membantu mempercepat penanganan serangan dan mengurangi risiko kerusakan. 2. Perlindungan 24 Jam Nonstop Ancaman siber bisa terjadi kapan saja, termasuk di luar jam kerja. Sophos Synchronized Security bekerja terus menerus siang dan malam untuk memantau jaringan dan menghentikan ancaman secara real-time. 3. Mencegah Penyebaran Serangan Serangan modern seperti ransomware biasanya mencoba menyebar ke perangkat lain dalam jaringan. Dengan fitur isolasi otomatis, Sophos dapat menghentikan penyebaran ancaman sebelum menyerang seluruh sistem perusahaan. 4. Integrasi Antar Produk Sophos Semua produk Sophos dapat bekerja bersama dalam satu ekosistem keamanan. Ini membuat proses monitoring dan pengelolaan keamanan menjadi lebih sederhana dan efisien. 5. Tidak Memerlukan Biaya Tambahan Fitur Synchronized Security sudah tersedia ketika perusahaan menggunakan produk-produk Sophos yang mendukung integrasi ini. Artinya, perusahaan bisa mendapatkan perlindungan tambahan tanpa perlu membeli sistem terpisah. Produk Sophos yang Mendukung Synchronized Security Beberapa produk Sophos yang mendukung teknologi ini antara lain: Sophos Firewall Sophos Endpoint Sophos Email Security Sophos Workspace Protection Sophos MDR dengan Active Threat Response Ketika produk-produk tersebut digunakan bersama, seluruh sistem keamanan dapat bekerja secara sinkron dan otomatis. Mengapa Teknologi Ini Penting? Saat ini serangan siber semakin cepat dan kompleks. Banyak perusahaan tidak memiliki cukup waktu untuk merespons ancaman secara manual. Karena itu, otomatisasi keamanan menjadi sangat penting. Sophos Synchronized Security membantu perusahaan: Mempercepat deteksi ancaman Mengurangi risiko downtime Melindungi data penting Mengurangi beban kerja tim IT Meningkatkan keamanan jaringan secara keseluruhan Teknologi ini sangat cocok digunakan oleh perusahaan modern yang membutuhkan perlindungan real-time dan otomatis. Kesimpulan Sophos Firewall dengan teknologi Synchronized Security menghadirkan pendekatan keamanan jaringan yang lebih modern dan cerdas. Tidak hanya melindungi jaringan dari ancaman, tetapi juga mampu mendeteksi dan merespons serangan secara otomatis. Dengan kemampuan isolasi otomatis, komunikasi antar produk keamanan, dan monitoring 24 jam, Sophos membantu perusahaan menghadapi ancaman siber dengan lebih cepat dan efektif. Di tengah meningkatnya risiko serangan ransomware dan malware saat ini, teknologi seperti Synchronized Security menjadi solusi penting bagi perusahaan yang ingin menjaga keamanan data dan operasional bisnis mereka tetap aman. sophos Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi sophos. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Tag: Sophos firewall
Faster, Safer, Stronger: Peningkatan Keamanan di Sophos Firewall v22
Dengan terus berkembangnya ancaman siber yang semakin kompleks, Sophos menghadirkan pembaruan terbaru untuk firewall-nya, Sophos Firewall v22, dengan berbagai peningkatan keamanan yang lebih canggih dan lebih kuat. Dalam versi terbaru ini, Sophos telah menyempurnakan arsitektur dan fitur keamanan untuk memberikan perlindungan yang lebih baik tanpa mengorbankan kinerja. Mari kita bahas beberapa peningkatan utama yang ada di Sophos Firewall v22. Arsitektur Xstream Generasi Berikutnya Sophos Firewall telah memperkenalkan Arsitektur Xstream sejak v18, yang memungkinkan perangkat XGS Series untuk memanfaatkan kekuatan pemrosesan tambahan yang tersedia. Dalam versi v22, Arsitektur Xstream Generasi Berikutnya hadir dengan sejumlah pembaruan besar yang meningkatkan keamanan dan skalabilitas firewall Anda. Salah satu inovasi utama adalah kontrol plane yang telah direkonstruksi untuk memaksimalkan keamanan dan skalabilitas. Kontrol plane yang baru memungkinkan modularisasi, isolasi, dan containerisasi layanan seperti IPS, sehingga layanan-layanan ini dapat berjalan layaknya aplikasi yang terpisah pada platform firewall. Pendekatan ini memungkinkan pemisahan hak istimewa yang lebih baik, meningkatkan keamanan secara keseluruhan, dan memberikan fondasi bagi layanan yang lebih terorganisir dan efisien ke depan. Arsitektur ini tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mempermudah skalabilitas dan manajemen. Modularisasi layanan-layanan ini juga mendukung cluster berbasis n-node dan API RESTful, yang sangat berguna untuk manajemen jarak jauh yang otomatis dan berperforma tinggi. Kemampuan Pemulihan Diri (Self-Healing) untuk Ketersediaan Tinggi Sophos Firewall v22 membawa inovasi dalam sistem High-Availability (HA) yang memungkinkan pemulihan diri secara otomatis. Sistem ini memantau kondisi perangkat secara terus-menerus dan secara otomatis mengatasi perbedaan yang terjadi antar perangkat yang menjalankan fungsi HA, sehingga mengurangi risiko downtime atau gangguan operasional. Dengan kemampuan pemulihan diri ini, jaringan Anda bisa lebih resilien dan mengurangi waktu pemulihan saat terjadi masalah, memungkinkan bisnis Anda tetap berjalan meski di tengah ancaman atau kegagalan sistem. Kernel yang Diperkeras (Hardened Kernel) Untuk meningkatkan keamanan lebih lanjut, Sophos Firewall v22 menggunakan kernel yang diperkeras (v6.6+). Kernel ini dirancang untuk menawarkan isolasi proses yang lebih ketat, mitigasi terhadap serangan saluran samping (seperti Spectre dan Meltdown), serta mitigasi terhadap berbagai kerentanannya (Spectre, Meltdown, L1TF, MDS, Retbleed, ZenBleed, Downfall). Selain itu, kernel ini juga dilengkapi dengan fitur stack canaries dan Kernel Address Space Layout Randomization (KASLR) yang mengurangi kemungkinan eksploitasi kerentanannya, memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi sistem Anda dari serangan yang semakin canggih. Pemantauan Integritas Jarak Jauh Salah satu fitur unggulan dalam Sophos Firewall v22 adalah pemantauan integritas jarak jauh yang terintegrasi dengan Sophos XDR Linux Sensor. Fitur ini memungkinkan pemantauan secara real-time terhadap integritas sistem, mendeteksi konfigurasi yang tidak sah, eksportasi aturan yang mencurigakan, upaya eksekusi program berbahaya, dan pencurian file. Hal ini memungkinkan tim keamanan untuk melakukan deteksi dini, penyelidikan, dan respon yang lebih cepat terhadap serangan. Dengan integrasi XDR (Extended Detection and Response), Sophos Firewall v22 dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai ancaman yang terjadi dan mengurangi risiko serangan yang belum terdeteksi oleh solusi lain. Mesin Anti-Malware yang Ditingkatkan Sophos Firewall v22 juga menghadirkan mesin anti-malware terbaru yang dilengkapi dengan kemampuan deteksi zero-day yang lebih baik dan deteksi ancaman real-time yang lebih cepat. Mesin ini menggunakan reputasi global untuk melakukan pencarian ancaman yang lebih akurat, dengan database besar file berbahaya yang terus diperbarui setiap 5 menit. Selain itu, Sophos Firewall v22 kini menggunakan AI dan model pembelajaran mesin (Machine Learning) untuk mendeteksi ancaman yang sedang berkembang. Mesin ini mengirimkan data telemetri yang lebih kaya ke SophosLabs untuk mempercepat analisis ancaman dan memperbarui database dengan lebih cepat, memastikan perangkat Anda selalu dilindungi dari ancaman yang muncul. Mulai Gunakan Sophos Firewall v22 Sekarang! Sophos Firewall v22 bukan hanya sekedar pembaruan, tetapi lompatan besar dalam meningkatkan keamanan, skabilitas, dan manajemen yang lebih mudah. Jika Anda ingin meningkatkan perlindungan jaringan Anda dan mendapatkan akses ke semua fitur canggih ini, pastikan untuk mengikuti Program Akses Awal Sophos Firewall v22. Jangan lewatkan panduan What’s New Guide untuk melihat secara lengkap seluruh kemampuan baru di Sophos Firewall v22. Dengan semua peningkatan ini, Anda bisa memastikan bahwa jaringan dan sistem Anda akan lebih cepat, lebih aman, dan lebih kuat dalam menghadapi tantangan dunia maya yang terus berkembang. Dengan menghadirkan inovasi teknologi dan keamanan berlapis, Sophos Firewall v22 siap memberikan perlindungan yang optimal bagi infrastruktur IT Anda. Jadi, tunggu apalagi? Segera tingkatkan keamanan jaringan Anda dengan Sophos Firewall v22! Siap Mengamankan Dunia Digital Anda? Keamanan TI bukan lagi pilihan, tetapi sebuah kebutuhan mendesak. Sophos Indonesia, bersama PT. iLogo Infralogy Indonesia, hadir untuk membantu Anda membangun pertahanan digital yang tangguh dan menjamin keberlanjutan bisnis di dunia yang semakin terhubung ini. Dari konsultasi mendalam, hingga implementasi dan optimasi solusi yang tepat, kami siap mendampingi Anda di setiap langkah untuk menciptakan sistem keamanan yang sepenuhnya terintegrasi dan efektif. Tertarik dengan Solusi Keamanan Sophos? Kami siap memberikan penjelasan lengkap tentang fitur-fitur unggulan Sophos, serta bagaimana teknologi kami bisa: • Mengurangi risiko serangan siber yang bisa merugikan bisnis Anda • Meningkatkan efisiensi operasional TI, memungkinkan Anda fokus pada inovasi • Mempercepat transformasi digital, membawa organisasi Anda menuju era digital yang lebih maju Hubungi Kami Sekarang dan Mulai Perjalanan Anda Menuju Keamanan yang Lebih Baik! Tim kami siap memberikan informasi dan solusi yang Anda butuhkan untuk menguatkan sistem keamanan digital Anda. Jangan tunda—hubungi kami sekarang juga, dan temukan bagaimana kami bisa membantu Anda menciptakan masa depan yang lebih aman, efisien, dan siap menghadapi tantangan digital.
Sophos Firewall v22: Pembaruan Terbaru untuk Keamanan Jaringan yang Lebih Cerdas
Sophos kembali menghadirkan inovasi besar dalam dunia keamanan jaringan dengan meluncurkan Sophos Firewall v22, versi terbaru dari solusi firewall andalan mereka. Versi ini tidak hanya membawa peningkatan performa, tetapi juga berbagai fitur baru yang dirancang untuk membuat keamanan jaringan lebih mudah, efisien, dan tangguh menghadapi ancaman siber modern. Bagi Anda yang baru mengenal dunia keamanan jaringan, firewall bisa diibaratkan sebagai gerbang utama antara jaringan internal perusahaan dan dunia luar (internet). Tugasnya adalah mengawasi lalu lintas data yang masuk dan keluar, memblokir aktivitas mencurigakan, serta memastikan hanya koneksi yang aman yang diizinkan. Dan Sophos Firewall v22 membawa cara kerja yang lebih pintar untuk melindungi gerbang ini. 1. Fitur “Health Check” Baru: Cek Kesehatan Firewall Secara Otomatis Salah satu fitur utama yang hadir di Sophos Firewall v22 adalah Health Check. Fitur ini memungkinkan administrator jaringan untuk memeriksa kondisi firewall secara otomatis — mirip seperti melakukan “medical check-up” pada sistem keamanan. Dengan sekali klik, Health Check akan: Mengevaluasi konfigurasi firewall Anda. Menemukan potensi kesalahan atau pengaturan yang kurang optimal. Memberikan rekomendasi untuk memperbaikinya. Contohnya, jika ada aturan firewall yang tumpang tindih, atau sistem IPS (Intrusion Prevention System) tidak diaktifkan, Health Check akan memberi tahu Anda dan menyarankan langkah perbaikan. Manfaatnya: Bagi pengguna pemula, fitur ini sangat membantu karena tidak perlu menjadi ahli keamanan untuk tahu apakah firewall Anda sudah dikonfigurasi dengan benar. Sophos secara otomatis memberi panduan. 2. Peningkatan Performa dan Stabilitas Sophos Firewall v22 hadir dengan peningkatan performa yang signifikan, terutama dalam hal kecepatan pemrosesan lalu lintas data (throughput) dan efisiensi sistem. Sophos menyempurnakan cara firewall menangani SSL/TLS inspection, yaitu fitur yang memeriksa lalu lintas data terenkripsi tanpa memperlambat koneksi. Hasilnya, pengguna kini bisa: Menjalankan lebih banyak koneksi secara bersamaan. Memantau lebih banyak perangkat tanpa mengalami lag. Menghemat sumber daya CPU dan memori. Bagi bisnis yang menggunakan banyak aplikasi cloud atau bekerja secara remote, peningkatan ini berarti pengalaman internet yang lebih cepat dan tetap aman. 3. Keamanan Identitas dan Akses yang Lebih Baik Di versi ini, Sophos memperkuat sistem user identity management — yaitu kemampuan firewall mengenali siapa pengguna di balik setiap koneksi jaringan. Sekarang, administrator bisa: Melihat aktivitas setiap pengguna secara real-time. Menerapkan kebijakan keamanan yang berbeda untuk setiap kelompok pengguna (misalnya: staf keuangan vs. staf marketing). Menghubungkan firewall langsung dengan sistem direktori seperti Active Directory atau Azure AD untuk autentikasi yang lebih aman. Contoh sederhananya: Jika seorang karyawan mencoba mengakses situs berisiko tinggi dari jaringan kantor, sistem akan otomatis memblokir dan mencatat percobaan tersebut atas nama pengguna tersebut. Jadi bukan hanya IP address yang dipantau, tapi juga identitas orang di baliknya. 4. Integrasi Lebih Kuat dengan Sophos Central Sophos Firewall v22 semakin terintegrasi dengan Sophos Central, platform cloud untuk manajemen keamanan terpusat. Artinya, Anda bisa memantau seluruh perangkat firewall di berbagai lokasi — kantor pusat, cabang, atau cloud — hanya dari satu dashboard online. Keuntungan utamanya: Tidak perlu login ke setiap perangkat satu per satu. Pembaruan firmware dan kebijakan bisa dilakukan secara serentak. Notifikasi keamanan dikirim otomatis bila ada ancaman. Bagi tim IT kecil, fitur ini sangat membantu karena bisa menghemat waktu dan mengurangi kemungkinan kesalahan konfigurasi. 5. Analitik dan Laporan yang Lebih Jelas Sophos Firewall v22 juga membawa pembaruan besar di sisi laporan (reporting). Tampilan antarmuka (dashboard) kini lebih bersih, mudah dipahami, dan menyajikan data penting seperti: Aplikasi apa yang paling sering digunakan. Negara asal lalu lintas jaringan yang mencurigakan. Aktivitas ancaman yang terdeteksi dan diblokir. Data ini ditampilkan dalam bentuk grafik yang mudah dibaca — cocok bagi pemula yang ingin memahami pola lalu lintas jaringan tanpa harus menafsirkan log teknis yang rumit. 6. Fitur Tambahan Lainnya Selain hal-hal besar di atas, Sophos Firewall v22 juga menghadirkan: Peningkatan keamanan VPN, termasuk dukungan protokol yang lebih cepat dan aman. Pemantauan bandwidth otomatis, sehingga Anda tahu aplikasi atau pengguna mana yang paling banyak mengonsumsi internet. Dukungan perangkat keras terbaru, termasuk model XGS series yang mendukung kecepatan multi-gigabit. Kesimpulan Sophos Firewall v22 bukan sekadar pembaruan versi, melainkan lompatan besar menuju pengelolaan keamanan jaringan yang lebih cerdas dan mudah. Dengan fitur Health Check otomatis, performa tinggi, integrasi cloud, serta analitik yang intuitif, Sophos semakin memudahkan pengguna — bahkan pemula — untuk menjaga jaringan mereka tetap aman. Di era serangan siber yang semakin canggih, memiliki firewall yang pintar dan mudah digunakan seperti ini bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan sophos indonesia, PT. iLogo Infralogy Indonesia, sebagai penyedia layanan sophos Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi sophos.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Merevolusi Keamanan Jaringan: Sophos Firewall Mengintegrasikan NDR Essentials, Inovasi Pertama di Industri
Di era keamanan siber saat ini, menghadapi ancaman yang terus berkembang menjadi tantangan utama bagi setiap organisasi. Sophos Firewall kembali menunjukkan inovasi terdepan dengan menghadirkan terobosan pertama di industri: integrasi Network Detection and Response (NDR) Essentials langsung ke dalam platform firewall-nya. Pembaruan ini hadir di Sophos Firewall versi 21.5, membuka babak baru dalam keamanan jaringan—menggabungkan pencegahan, deteksi real-time, dan respons otomatis untuk melindungi organisasi dari serangan siber canggih. Mengapa NDR Sangat Penting Firewall tradisional memang sangat efektif dalam mencegah ancaman masuk dan menjaga perimeter jaringan. Namun, kenyataannya tidak ada sistem yang sempurna. Penyerang semakin lihai melewati pertahanan awal dan beroperasi secara tersembunyi di dalam jaringan. Di sinilah peran Network Detection and Response (NDR) menjadi vital. NDR fokus mendeteksi perilaku lalu lintas jaringan yang tidak biasa—baik lalu lintas masuk maupun lateral—untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan sebelum kerusakan terjadi. Sophos telah lama menjadi pemimpin dalam layanan managed detection and response (MDR) dan extended detection and response (XDR) dengan kemampuan NDR sejak awal 2023. Kini, Sophos melangkah lebih jauh dengan mengintegrasikan teknologi NDR ke dalam firewall—sebuah pencapaian yang belum pernah dilakukan vendor lain, tanpa mengorbankan kinerja firewall. Kecerdasan Cloud Tanpa Kompromi Menggabungkan NDR dengan firewall memerlukan daya pemrosesan tinggi yang berpotensi memperlambat perangkat. Sophos mengatasi hal ini dengan memindahkan analisis berat ke Sophos Cloud, sehingga firewall tetap cepat dan responsif sambil mendapatkan manfaat dari analisis cerdas berbasis AI. Pendekatan hybrid ini memberikan keunggulan ganda: deteksi ancaman yang kuat dan kinerja firewall yang optimal. Sophos Firewall: Dari Pencegahan ke Respons Real-Time Kebanyakan firewall hanya fokus pada pencegahan, meninggalkan organisasi rentan begitu ancaman berhasil menembus perimeter. Sophos Firewall berbeda. Dengan menggabungkan intelijen ancaman real-time dari tim X-Ops Sophos, sumber eksternal, dan kini NDR Essentials, firewall ini tidak hanya mendeteksi lebih cepat, tapi juga merespons dengan otomatis. Teknologi Active Threat Response (ATR) dan keamanan terkoordinasi Sophos memungkinkan penghentian serangan secara cepat dengan mengkoordinasikan tindakan pertahanan di endpoint, switch, dan access point wireless. Fitur Canggih yang Membawa Perlindungan Lebih Baik Dua mesin deteksi utama—Domain Generation Algorithm (DGA) dan Encrypted Payload Analysis (EPA)—beroperasi di cloud untuk memantau lalu lintas jaringan. EPA adalah inovasi revolusioner yang mampu mendeteksi payload berbahaya dalam trafik terenkripsi tanpa perlu mendekripsi data, memungkinkan deteksi ancaman tanpa mengorbankan privasi atau performa. Sementara itu, DGA mengenali domain yang dihasilkan secara algoritmik, tanda khas kompromi malware yang mencoba membangun saluran komunikasi tersembunyi. Peringatan Cerdas dan Wawasan yang Mudah Dipahami Sophos Firewall memudahkan penggunaan NDR dengan skor risiko dari 1 hingga 10. Administrator dapat menetapkan ambang batas notifikasi sesuai kebutuhan, meminimalisir false positive dan memprioritaskan ancaman nyata. Semua deteksi tercatat di Control Center dan laporan ATR, mempercepat pengambilan keputusan dan respons keamanan. Saat ini, deteksi NDR belum secara otomatis diblokir, memberikan kontrol penuh pada tim keamanan, dengan opsi pengembangan fitur blokir di masa depan. Deteksi Lebih Cepat, Respons Lebih Cepat, Keamanan Lebih Kuat Dengan kombinasi Sophos Firewall dan NDR Essentials, organisasi mendapatkan keuntungan signifikan: deteksi ancaman aktif lebih cepat dan respons otomatis yang mengurangi risiko dalam hitungan menit atau detik—jauh lebih cepat dibandingkan metode tradisional yang bisa memakan waktu berhari-hari. Dan yang terbaik? Sophos memberikan inovasi ini tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Sophos Firewall seri XGS dengan Xstream Protection, menghadirkan nilai luar biasa sekaligus perlindungan mutakhir. Masa Depan Keamanan Jaringan Dimulai di Sini Sophos Firewall dengan NDR Essentials bukan sekadar pembaruan—ini adalah paradigma baru dalam melindungi jaringan. Dengan menyatukan pencegahan, deteksi, dan respons dalam satu platform yang efisien dan didukung AI serta cloud, Sophos menetapkan standar baru dalam keamanan jaringan. Bagi organisasi yang ingin melangkah lebih maju dalam mencegah ancaman, Sophos Firewall dan NDR Essentials adalah solusi cerdas, cepat, dan adaptif untuk menghadapi risiko siber yang terus berubah. 🎯 Ingin tahu bagaimana solusi dari Sophos bisa memperkuat pertahanan jaringan Anda? 💬 Segera hubungi Sophos Indonesia atau 🤝 Diskusikan kebutuhan jaringan Anda bersama PT. iLogo Infralogy Indonesia. Kami siap membantu Anda merancang, memilih, dan menerapkan solusi keamanan jaringan yang tepat, efektif, dan sesuai dengan tantangan bisnis masa kini.
Memaksimalkan Manfaat NDR Essentials di Sophos Firewall v21.5
Dengan dirilisnya Sophos Firewall versi 21.5, Sophos memperkenalkan sebuah inovasi revolusioner dalam dunia keamanan jaringan: integrasi Network Detection and Response (NDR) langsung ke dalam firewall. Ini merupakan terobosan pertama di industri yang memungkinkan administrator jaringan untuk menambahkan kemampuan deteksi ancaman canggih ke dalam infrastruktur firewall yang sudah ada—tanpa biaya tambahan bagi pelanggan yang telah menggunakan Xstream Protection. Apa Itu Network Detection and Response (NDR)? Network Detection and Response atau NDR adalah komponen penting dalam strategi keamanan siber modern. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi perilaku mencurigakan atau anomali dalam lalu lintas jaringan yang bisa mengindikasikan adanya aktivitas berbahaya. Berbeda dengan solusi keamanan tradisional yang hanya mengandalkan tanda tangan (signatures), NDR menggunakan analisis berbasis perilaku dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi ancaman yang sulit dikenali. Serangan siber canggih biasanya dapat menyusup melewati pertahanan awal, namun pada akhirnya tetap harus bergerak di dalam jaringan atau berkomunikasi ke luar. Di sinilah NDR berperan—dengan memantau alur lalu lintas untuk mendeteksi jejak aktivitas mencurigakan. Fitur Baru di Sophos Firewall v21.5 Versi terbaru ini memperkenalkan NDR Essentials, sebuah solusi berbasis cloud yang terintegrasi langsung dengan Sophos Firewall. Karena proses analisis NDR membutuhkan sumber daya komputasi tinggi, Sophos mengambil pendekatan cerdas: memindahkan beban kerja tersebut ke Sophos Cloud, sehingga firewall tetap bekerja optimal tanpa gangguan performa. Meski Sophos telah menghadirkan NDR sebagai bagian dari portofolio XDR dan MDR sejak awal 2023, versi 21.5 ini adalah pertama kalinya kemampuan tersebut diintegrasikan langsung dalam antarmuka firewall. Ini memberikan visibilitas ancaman yang lebih baik dan respons ancaman yang lebih cepat, langsung dari dashboard firewall Anda. Bagaimana Cara Kerjanya? Sophos Firewall mengambil metadata dari lalu lintas terenkripsi TLS dan permintaan DNS, lalu mengirimkannya ke platform NDR Essentials di cloud. Di sana, data dianalisis oleh beberapa mesin AI untuk mendeteksi muatan berbahaya yang tersembunyi dalam lalu lintas terenkripsi—tanpa perlu melakukan dekripsi. Selain itu, sistem ini dapat mengidentifikasi domain mencurigakan yang dibuat menggunakan domain generation algorithm (DGA), salah satu taktik umum yang digunakan malware untuk menghindari pendeteksian. Fitur ini diaktifkan melalui mesin ringan yang bekerja di Xstream FastPath, dan untuk saat ini hanya tersedia pada perangkat keras firewall seri XGS. Firewall berbasis virtual, perangkat lunak, atau cloud belum mendukung integrasi NDR ini pada versi 21.5, meskipun kemungkinan akan hadir di versi mendatang. Pengaturan Mudah dan Pemantauan Aktif Pengaturan NDR Essentials sangat mudah. Anda cukup masuk ke bagian Active Threat Response pada firewall, mengaktifkan fitur dengan satu klik, memilih antarmuka internal yang ingin dipantau, lalu menentukan ambang risiko deteksi. Selesai! Setiap deteksi dinilai dengan skor antara 1 (risiko rendah) hingga 10 (risiko tinggi). Anda dapat menyesuaikan ambang risiko yang memicu peringatan sesuai kebutuhan lingkungan jaringan Anda. Nilai default yang disarankan adalah skor tinggi, yaitu 9–10. Deteksi yang memiliki skor 6 ke atas akan dicatat dalam log, namun hanya yang melampaui ambang risiko Anda yang akan memicu peringatan dan muncul di widget Control Center. Deteksi dengan skor di bawah 6 dianggap sebagai potensi false positive dan tidak dicatat untuk menghindari kebisingan informasi. Perlu dicatat bahwa saat ini NDR Essentials belum memblokir ancaman secara otomatis. Namun, semua data deteksi tersedia sepenuhnya dalam laporan Active Threat Response yang dapat diakses dari perangkat maupun melalui Sophos Central Firewall Reporting. Perbedaan Antara NDR Essentials dan Sophos NDR Secara sederhana, NDR Essentials adalah versi ringan dari Sophos NDR penuh. Versi lengkapnya dirancang untuk ditempatkan lebih dalam di jaringan, memungkinkan pemantauan lalu lintas dari dalam ke luar (north-south) maupun antar perangkat dalam jaringan (east-west). Ini memberi visibilitas menyeluruh terhadap aktivitas yang terjadi di dalam LAN. Sementara firewall berfokus pada lalu lintas masuk dan keluar, NDR yang ditempatkan di dalam jaringan dapat mendeteksi pergerakan lateral antar perangkat, yang sering menjadi jejak serangan lanjutan. Sophos NDR lengkap memiliki lima mesin deteksi AI, sedangkan versi Essentials hanya menggunakan dua yang paling relevan di tingkat gateway: Encrypted Payload Analysis dan Domain Generation Algorithm Detection. Oleh karena itu, meskipun NDR Essentials memberikan lapisan keamanan tambahan yang sangat berguna, ia tidak dimaksudkan untuk menggantikan Sophos NDR penuh—terutama bagi organisasi yang menggunakan platform XDR atau layanan MDR untuk deteksi dan respons yang lebih luas. Kesimpulan NDR Essentials adalah peningkatan signifikan bagi Sophos Firewall. Dengan memberikan kemampuan deteksi ancaman aktif berbasis AI secara gratis dan tanpa mengorbankan performa, fitur ini menjadi solusi ideal untuk meningkatkan keamanan jaringan Anda secara cepat dan efisien. Namun, bagi organisasi yang membutuhkan visibilitas mendalam, kemampuan investigasi lanjutan, dan pemantauan 24/7 oleh tim ahli, sangat disarankan untuk mempertimbangkan Sophos Extended Detection and Response (XDR) dengan NDR penuh, atau layanan Managed Detection and Response (MDR) dari Sophos. Semua solusi ini dirancang untuk bekerja lebih baik ketika digabungkan dengan Sophos Firewall Anda, membentuk sistem keamanan yang terintegrasi dan tangguh terhadap berbagai jenis ancaman siber modern. Apakah Anda sudah mempertimbangkan Sophos sebagai solusi perlindungan titik akhir dengan peringkat terbaik dan ulasan terbanyak? Jika Anda berminat, kami mengundang Anda untuk menghubungi Sophos Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang solusi keamanan unggulan ini. Jangan ragu untuk menghubungi PT. iLogo Infralogy Indonesia jika Anda ingin penjelasan lebih mendalam.
Praktik Terbaik Penguatan Keamanan Firewall Sophos:
Di Sophos, keamanan Anda adalah prioritas utama kami. Kami telah berinvestasi untuk menjadikan Sophos Firewall sebagai firewall yang paling aman di pasar – dan kami terus bekerja untuk menjadikannya target yang paling sulit dijangkau oleh peretas. Untuk meningkatkan posisi keamanan Anda, kami sangat mendorong Anda untuk secara teratur meninjau dan menerapkan praktik terbaik ini di seluruh infrastruktur jaringan Anda, baik dari Sophos atau vendor lainnya. Baca petunjuk lengkapnya atau unduh praktik terbaik penguatan Sophos Firewall. 1. Perbarui firmware secara teratur Setiap pembaruan OS Sophos Firewall menyertakan peningkatan keamanan penting – termasuk rilis terbaru kami, Sophos Firewall v21. Pastikan Anda selalu memperbarui firmware di bawah menu Backup & Firmware > Firmware. Periksa setidaknya sebulan sekali untuk pembaruan firmware di Sophos Central atau konsol perangkat. Terapkan setiap pembaruan, termasuk semua rilis pemeliharaan (MR), karena setiap pembaruan dapat mencakup perbaikan keamanan yang penting. Anda dapat dengan mudah menjadwalkan pembaruan di Sophos Central untuk diterapkan selama periode gangguan minimal. Jika Anda belum memiliki, pertimbangkan penerapan high-availability (HA), yang memiliki keuntungan dapat memperbarui firmware perangkat tanpa gangguan. Ikuti pembaruan firmware terbaru dan berita tentang Sophos Firewall di Sophos Firewall Community. Panduan online: Firmware High Availability 2. Batasi akses layanan perangkat Sangat penting untuk menonaktifkan layanan yang tidak diperlukan di antarmuka WAN yang membukanya ke Internet, terutama layanan admin HTTPS dan SSH. Untuk mengelola firewall Anda secara jarak jauh, Sophos Central menawarkan solusi yang jauh lebih aman daripada mengaktifkan akses admin WAN. Sebagai alternatif, gunakan ZTNA untuk manajemen jarak jauh perangkat jaringan Anda. Periksa kontrol akses layanan lokal Anda di bawah Administration > Device Access dan pastikan tidak ada item yang dicentang untuk zona WAN kecuali benar-benar diperlukan. Juga pastikan untuk mengunci akses admin dari LAN internal Anda dengan memastikan antarmuka admin dinonaktifkan atau hanya dapat diakses dari IP LAN yang tepercaya. Untuk pengguna jarak jauh, pertimbangkan ZTNA, yang jauh lebih aman daripada VPN. Namun, jika menggunakan VPN, manfaatkan portal VPN yang diperkeras dan hanya aktifkan saat konfigurasi berubah dan pengguna perlu memperbarui – selain itu, biarkan dinonaktifkan. Nonaktifkan akses User Portal di WAN dan berikan akses hanya melalui VPN. Gunakan autentikasi multi-faktor di semua portal (lihat di bawah). Panduan online: Kontrol Akses Pengelolaan Sophos Central VPN dan Portal Pengguna 3. Gunakan kata sandi yang kuat, autentikasi multi-faktor, dan akses berbasis peran Aktifkan autentikasi multi-faktor atau kata sandi sekali pakai (OTP) dan tegakkan kata sandi yang kuat di semua akun admin dan pengguna, yang akan melindungi firewall Anda dari akses yang tidak sah – baik dari kredensial yang dicuri atau upaya peretasan brute force. Pastikan pengaturan keamanan masuk Anda disetel untuk memblokir upaya yang gagal berulang dan menegakkan kata sandi yang kuat serta CAPTCHA. Gunakan juga kontrol akses berbasis peran untuk membatasi eksposur. Panduan online: Autentikasi Multi-faktor (MFA) Pengaturan Keamanan Admin dan Masuk Akses Berbasis Peran Perangkat VPN dan Portal Pengguna 4. Minimalkan akses ke sistem internal Setiap perangkat yang terekspos ke WAN melalui aturan NAT adalah potensi risiko. Idealnya, tidak ada perangkat yang harus terekspos ke internet melalui NAT atau koneksi masuk, termasuk perangkat IoT. Audit dan tinjau semua aturan NAT dan firewall Anda secara teratur untuk memastikan tidak ada akses WAN ke LAN atau akses jarak jauh yang diaktifkan. Lakukan pengujian dan audit rutin terhadap aturan firewall untuk mendeteksi perubahan konfigurasi yang berisiko, dengan perhatian khusus pada layanan yang terekspos ke sisi WAN perangkat. Gunakan ZTNA (atau bahkan VPN) untuk administrasi jarak jauh dan akses ke sistem internal – JANGAN mengekspos sistem ini, terutama akses Remote Desktop ke Internet. Untuk perangkat IoT, matikan perangkat yang tidak menawarkan layanan proxy cloud dan membutuhkan akses langsung melalui NAT – perangkat ini adalah target yang ideal bagi peretas. Panduan online: Aturan NAT 5. Aktifkan perlindungan yang tepat Lindungi jaringan Anda dari eksploitasi dengan menerapkan pemeriksaan IPS pada lalu lintas tidak tepercaya yang masuk melalui aturan firewall yang relevan. Pastikan Anda tidak memiliki aturan firewall yang terlalu luas yang mengizinkan koneksi ANY to ANY. Selain itu, lindungi jaringan Anda dari serangan DoS dan DDoS dengan mengatur dan mengaktifkan perlindungan di bawah Intrusion Prevention > DoS & spoof protection. Aktifkan pencegahan spoofing dan terapkan tanda untuk semua jenis serangan DoS. Blokir lalu lintas dari wilayah yang tidak terkait dengan bisnis Anda dengan membuat aturan firewall untuk memblokir lalu lintas yang berasal dari negara atau wilayah yang tidak diinginkan. Pastikan feed ancaman Sophos X-Ops diaktifkan untuk mencatat dan memblokir di bawah Active Threat Protection. Gunakan Network Detection and Response (NDR) untuk memantau lalu lintas ke/dari firewall serta lalu lintas yang mengalir melalui firewall untuk kemungkinan serangan. Panduan online: IPS dan DoS Offloading Aplikasi Pemblokiran Negara Feed Ancaman Sophos X-Ops 6. Aktifkan pemberitahuan dan notifikasi Sophos Firewall dapat dikonfigurasi untuk memberi tahu administrator tentang kejadian yang dihasilkan sistem. Administrator harus meninjau daftar kejadian dan memeriksa bahwa kejadian sistem dan keamanan dipantau untuk memastikan masalah dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Pemberitahuan dikirim melalui email dan/atau perangkap SNMPv3. Untuk mengonfigurasi pemberitahuan, buka Configure > System services dan pilih tab Notifications list. Pastikan juga firewall Anda mengirimkan log ke Sophos Central dan/atau SIEM pilihan Anda. Panduan online: Pemberitahuan Pengaturan Log Untuk informasi lebih lanjut, pastikan Anda memeriksa bagaimana Sophos Firewall dirancang untuk aman dan konsultasikan dokumentasi online yang lengkap serta video panduan untuk memaksimalkan penggunaan Sophos Firewall Anda.
Kondisi Ransomware di Sektor Kesehatan 2024
Studi tahunan terbaru dari Sophos mengenai pengalaman ransomware di sektor kesehatan mengeksplorasi secara mendalam perjalanan korban, mulai dari tingkat serangan dan penyebab utama hingga dampak operasional dan hasil bisnis. Laporan tahun ini mengungkap area-area baru yang perlu dipelajari dalam sektor ini, termasuk perbandingan antara tuntutan tebusan dan pembayaran tebusan, serta frekuensi dukungan yang diterima oleh organisasi kesehatan dari lembaga penegak hukum dalam menangani serangan. Tingkat serangan semakin meningkat, diikuti dengan kenaikan biaya pemulihan. Sebanyak 67% organisasi kesehatan mengalami serangan ransomware pada tahun 2024, meningkat dari 60% yang dilaporkan dalam studi kami tahun 2023. Tingkat serangan ransomware di sektor kesehatan tahun ini hampir dua kali lipat dibandingkan dengan angka yang tercatat pada tahun 2021, yaitu sebesar 34%. Sebanyak 95% organisasi kesehatan yang mengalami serangan ransomware dalam setahun terakhir melaporkan bahwa para penjahat siber berusaha untuk membobol cadangan data mereka selama serangan tersebut. Dari upaya ini, dua pertiga (66%) berhasil. Ini merupakan salah satu tingkat kompromi cadangan yang tertinggi, dengan sektor energi, minyak/gas, dan utilitas (79%) serta pendidikan (71%) melaporkan tingkat yang lebih tinggi. Sebanyak 74% serangan ransomware terhadap organisasi kesehatan mengakibatkan enkripsi data, hampir sama dengan tingkat enkripsi yang tercatat pada tahun 2023 (73%). Sektor ini juga menunjukkan penurunan dalam serangan yang hanya melibatkan pemerasan, dengan hanya satu responden yang melaporkan jenis serangan ini, dibandingkan dengan 4% dalam studi kami tahun 2023. Biaya rata-rata pemulihan dari serangan ransomware di organisasi kesehatan mencapai $2,57 juta pada tahun 2024, meningkat dari $2,20 juta yang dilaporkan pada tahun 2023. Perangkat yang Terkena Dampak Akibat Serangan Ransomware Rata-rata, 58% komputer di organisasi kesehatan terpengaruh oleh serangan ransomware, lebih tinggi dibandingkan rata-rata sektor lainnya yang sebesar 49%. Enkripsi seluruh lingkungan sangat jarang terjadi, dengan hanya 7% organisasi yang melaporkan bahwa 91% atau lebih perangkat mereka terkena dampak. Kecenderungan untuk Membayar Tebusan Meningkat Sebanyak 73% organisasi kesehatan berhasil mengembalikan data yang terenkripsi menggunakan cadangan data, dan 53% memilih untuk membayar tebusan guna mendapatkan kembali data mereka. Sebagai perbandingan, secara global, 68% menggunakan cadangan data dan 56% membayar tebusan. Dalam tiga tahun terakhir, penggunaan cadangan data oleh sektor kesehatan tetap konsisten (73% pada 2023; 72% pada 2022). Namun, kecenderungan organisasi kesehatan untuk membayar tebusan meningkat secara signifikan dalam setahun terakhir (42% pada 2023), meskipun masih lebih rendah dibandingkan dengan 61% yang dilaporkan pada 2022. Perubahan signifikan dalam setahun terakhir adalah meningkatnya kecenderungan korban untuk menggunakan berbagai pendekatan untuk memulihkan data yang terenkripsi (misalnya, membayar tebusan dan menggunakan cadangan data). Dalam studi tahun ini, 52% organisasi kesehatan yang mengalami enkripsi data melaporkan menggunakan lebih dari satu metode, tiga kali lipat dibandingkan dengan tingkat yang dilaporkan pada tahun 2023 (17%). Korban dari sektor kesehatan jarang membayar jumlah tebusan yang diminta pada awalnya. Sebanyak 99 responden dari sektor kesehatan yang organisasinya membayar tebusan mengungkapkan jumlah tebusan yang sebenarnya dibayar, dengan rata-rata (median) pembayaran mencapai $1,5 juta pada tahun 2024. Hanya 15% yang membayar jumlah tebusan awal yang diminta. Sebanyak 28% membayar kurang dari jumlah tebusan yang awalnya diminta, sementara 57% membayar lebih. Rata-rata, di seluruh responden dari sektor kesehatan, organisasi membayar 111% dari jumlah tebusan awal yang diminta oleh para penjahat siber. Ingin tahu bagaimana Sophos dapat memberikan perlindungan untuk sektor Kesehatan, hubungi sophos@ilogoindonesia.id
Kenapa Firewall security tidak cukup untuk mencegah serangan cyber ?
Lebih dari 7miliar pengguna internet di tahun 2023, keamanan jaringan dan ancaman serangan siber diprediksi akan menjadi semakin kompleks dan canggih. Menurut data dari BSSN ( Badan Siber Sandi Negara ) dari januari sampai oktober 2023 terdapat 361juta terdapat anomaly dalam traffic atau serangan siber. Untuk menghadapi masalah ini, langkah yang bisa di ambil perusahaan adalah memastikan keamanan data dan informasi melalui firewall security. Mengimplementasikan firewall menjadi langkah yang tepat dalam menjaga keamanan data dan informasi perusahaan karena berfungsi sebagai penyaring, pengendalian akses, dan monitoring traffic dari internet. Jadi, apa itu keamanan firewall dan bagaimana itu menjadi penting bagi perusahaan dalam menghadapi ancaman ransomware dan serangan siber ? mari kita bahas di bawah ini. Apa itu firewall security ? Security Firewall adalah komponen penting dalam keamanan jaringan yang fungsi nya untuk perlindungan jaringan internal dan ancaman eksternal. Secara historis, firewall security untuk jaringan pertama kali dikembangkan oleh perusahaan amerika besar, Digital Equipment Corporation ( DEC ), pada tahun 1988. Jenis pertama dari firewall security disebut dengan packet filter, yang memeriksa dan membatasi paket informasi yang mencurigakan yang ditransfer antara komputer-komputer berbeda dalam sebuah jaringan. Meskipun menggunakan prinsip-prinsip yang mirip dengan firewall modern, fitur dan fungsinya jauh lebih sederhana. Hal ini disebabkan karena ancaman yang dihadapi pada saat itu tidak sekompleks ancaman saat ini. Seiring berjalannya waktu, ancaman siber menjadi lebih canggih dibandingkan awal perkembangan firewall security, sehingga firewall security traditional tidak lagi mampu mengatasi serangan siber terbaru. Next Gen Firewall Hadir Sebagai Keamanan Solusi yang Lebih Modern Pengguna Next Gen Firewall, memberikan solusi yang sangat adaptif untuk menangani masalah ancaman serangan siber yang terus berkembang. Salah satu nya sophos firewall XGS yang mempunya keunggulan yang mendasar, menjadikannya pilihan untuk bisnis yang modern Pertama, kebutuhan akan firewall yang lebih canggih sangat penting. Sophos Firewall XGS tidak hanya memblokir lalu lintas berdasarkan Alamat IP, tetapi juga menerapkan analisis konten mendalam dan kebijakan keamanan berbasis aplikasi. Dengan cara ini, Perusahaan dapat melindungi diri dari serangan siber yang kompleks dan terorganisir. Kedua, sophos XGS di buat dengan memperhatikan pengguaan cloud yang semakin banyak dalam bisnis. Dengan kemampuan integrasi yang baik dengan layanan cloud dan kebijakan keamanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan spesifik perusahaan. Ketiga, Sophos firewall XGS memastikan bahwa keamanan tidak hanya dipertahankan pada tingkat lokal, tetapi juga saat data bergerak melintasi lingkungan cloud. Ini adalah aspek penting bagi bisnis yang mengandalkan fleksibilitas dan mobilitas tinggi dalam operasional perusahaan. Sophos Firewall XGS : Solusi Next – Generation Firewall Advanced untuk Melindungi Jaringan Perusahaan Sophos firewall XGS solusi yang mudah digunakan, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman yang tinggi di dunia network. Sebagai platform keamanan jaringan terbaik di dunia, Sophos firewall tidak hanya berfungsi sebagai firewall traditional, tetapi juga mengkonsolidasi dan menyederhanakan keamanan siber dengan satu perangkat, konsol manajemen dan agen tunggal. Firewall Sophos juga dapat mengidentifikasi dan memblokir ancaman aktif untuk otomatis, mengurangi waktu respon dari menit ke menit untuk menghentikan ancaman sebelum menyebar. Ini termasuk mencegah pergerakan lateral dan memberikan wawasan langsung ke perangkat, pengguna, dan aplikasi yang kompromi. Series XGS juga menawarkan performa yang kuat dengan Xstream performance disetiap titik, mempercepat dan mengalihkan lalu lintas SaaS, SD-Wan dan cloud. Dengan konektivitas berkecepatan tinggi yang dapat diskalakan dan design performa yang memperhatikan setiap detail, Sophos firewall XGS dirancang untuk menangani beban kerja yang berat. Selain itu, pengakuan sebagai solusi firewall terbaik oleh pengguna G2, serta fitur-fitur seperti Xstream Protection, dekripsi TLS 1.3 dan inspeksi paket mendalam, lebih lanjut menekan kemudahan penggunaan dan manfaat dari sophos firewall XGS. 6 Keunggulan Sophos Firewall XGS dibandingkan dengan Firewall Next Gen lainnya Sophos Firewall XGS memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan firewall next gen lainnya, antara lain : Kemampuan Next Gen Firewall Kemampuan lengkap sebagai next gen firewall dengan perlindungan unggul dan kinerja yang dioptimalkan untuk internet terekripsi modern. Terintegrasi dengan Sophos MDR dan Sophos XDR Memberikan respons ancaman otomatis dan keamanan terintegrasi untuk menghentikan ancaman sebelum dapat menyebabkan masalah serius. Kemampuan SD-Wan Memiliki kemampuan SD-Wan yang komprehensif untuk mengelola dan menghubungkan kantor dan lokasi yang berbeda dengan mudah dan aman. Dukungan Portofolio SSE dan SASE Mendukung portofolio solusi keamanan jaringan disampaikan melalui cloud, termasuk ZTNA,SWG, DNS Protection, dan lainnya. Terintegrasi dengan ZTNA Memungkinkan akses jarak jauh dengan aman dan mudah. Cloud Management dan Reporting Memberikan management dan reporting melalui sophos central, memungkinkan pengelolaan firewall bersamaan jaringan fiber optik, switch, ZTNA, endpoint, perangkat selular, server, perlindungan email dan lainnya. Sophos Firewall XGS Sangat Flexibel dan dapat disesuaikan dengan Kebutuhan Keamanan Jaringan Perusahaan Perusahaan tidak perlu menyesuaikan jaringan perusahaan , sophos dapat menyesuaikan dengan jaringan yang ada. Akan mendapatkan semua fitur, fleksibilitas, dan pilihan yang dibutuhakn sesuai dengan perusahaan. Enterprise Sophos menyediakan perlindungan kelas enterprise, kinerja ,visibilitas, dan fitur SD-WAN yang dibutuhkan untuk jaringan Remote Worker Sophos firewall dan Zero Trust Network Access memberikan solusi yang mudah dan dapat diskalakan untuk pekerja jarak jauh dan melindungi jaringan perusahaan. Cloud Banyak nya perusahaan yang memiliki public cloud, sophos punya solusi untuk untuk sophos cloud firewall All In One Pelindungan sederhana untuk Perusahaan kecil yang menginginkan perlindungan terbaik Retail and Branch Perusahaan yang memiliki cabang memiliki tantangan unik sendiri yang dapat diatasi oleh sophos firewall dan SD-WAN Mengapa Harus memilih Sophos di Ilogo Indonesia ? Ilogo Indonesia, sebagai gold partner , menyediakan produk sophos. Didukung tim IT yang kompeten dan bersertifikat, Ilogo Indonesia akan membantu anda melewati setiap proses implementasi sophos firewall XGS mulai dari konsultasi, deployment. Konsultasikan kebutuhan anda bersama ilogo Indonesia di email sophos@ilogoindonesia.id