Dampak Finansial Keamanan Siber terhadap Klaim Asuransi Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa organisasi yang menggunakan layanan Managed Detection and Response (MDR) melaporkan klaim asuransi siber yang rata-rata 97,5% lebih rendah dibandingkan dengan organisasi yang hanya mengandalkan perlindungan endpoint. Temuan ini menyoroti peran penting investasi keamanan siber dalam mengurangi kerugian finansial akibat serangan siber.
Nilai klaim asuransi siber memberikan metrik konkret untuk menilai dampak nyata dari insiden siber. Klaim yang lebih tinggi menunjukkan gangguan finansial dan operasional yang signifikan, sementara klaim yang lebih rendah mencerminkan ketahanan yang lebih baik dan strategi mitigasi yang efektif. Mengurangi nilai klaim ini menguntungkan baik bagi penyedia asuransi maupun klien—organisasi meningkatkan postur keamanan mereka, sementara penyedia asuransi menghadapi pembayaran yang lebih rendah, yang berpotensi menurunkan premi.
Meskipun industri keamanan siber secara luas mengakui bahwa pertahanan yang lebih kuat dapat meminimalkan dampak finansial dari serangan siber, hingga kini, mengukur dampak tersebut masih menjadi tantangan. Studi netral vendor yang ditugaskan oleh Sophos memberikan wawasan berharga tentang bagaimana berbagai solusi keamanan siber—Endpoint Detection and Response (EDR), Extended Detection and Response (XDR), dan MDR—mempengaruhi nilai klaim asuransi siber.
Temuan Utama
- Organisasi yang menggunakan layanan MDR melaporkan klaim 97,5% lebih rendah dibandingkan
Apakah Anda sudah mempertimbangkan Sophos sebagai solusi perlindungan titik akhir dengan peringkat terbaik dan ulasan terbanyak?
Jika Anda berminat, kami mengundang Anda untuk menghubungi sophos.ilogoindonesia.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang solusi keamanan unggulan ini. Jangan ragu untuk menghubungi PT. iLogo Infralogy Indonesia jika Anda ingin penjelasan lebih mendalam.
